Canggih, Pria Ini Ciptakan Sepatu yang Bisa Berubah Hingga 5 Ukuran

Seorang pria asal Amerika Serikat menciptakan sepatu yang terbilang canggih karena sepatu tersebut bisa membesar hingga 5 ukuran, sepatu ini sengaja dirancang agar bisa bertahan lama dengan menyesuaikan ukuran kaki sang pemiliknya.

Aktivis yang juga seorang insinyur itu diketahui bernama Kenton Lee. Ide untuk membuat sepatu canggih ini berawal saat Kenton Lee sedang berada di Nairobi, Kenya dan ia melihat seorang anak tak mampu memakai sepatu yang sudah kekecilan.

Ia pun bekerja sama dengan sebuah perusahaan untuk memproduksi sepatu canggih tersebut yang diberi nama Expandals, di mana ketika ukuran kakinya membesar, sepatu ini masih bisa dipakai dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun.

Pria baik hati itu pun berniat memproduksi massal sepatu itu untuk membantu anak-anak yang kurang mampu (miskin) yang jarang sekali membeli sepatu.

Pada tahun 2010, penelitian internasional mendata 2 juta anak di seluruh dunia tidak mampu membeli sepatu dikarenakan kondisi perekonomiannya sangat memprihatinkan sehingga tidak mampu untuk membelinya.

 

View this post on Instagram

 

Ketika kita masih dalam usia sekolah, sepatu biasanya harus segera diganti apabila sudah memasuki rentang waktu 1-2 tahun karena ukuran kaki kita yang mulai membesar. Namun, di luar sana, masih banyak anak miskin yang tidak mempunyai sepatu atau bahkan memakai sepatu yang tidak sesuai ukuran. Hal tersebut disebabkan karena mereka tidak mampu membeli sepatu baru sehingga sepatu lama mereka harus terus digunakan. Seorang aktivis pada organisasi non-profit yang bernama Kenton Lee menyadari hal tersebut dan segera bertindak. Dibantu oleh para insinyur di organisasi Because International, mereka dapat membuat sepatu canggih yang bisa membesar hingga 5 ukuran.Itu berarti anak-anak yang tidak mampu dapat mempunyai sepatu yang bisa mereka pakai dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun. Sepatu yang disediakan mempunyai beberapa ukuran (dalam Eropa), yaitu 21-25, 25-29, 31-35, 36-40, dan 41-45. Ide Kenton Lee berawal saat ia bekerja di Nairobi, Kenya, pada tahun 2007. Pada tahun 2010 lalu, penelitian internasional mengungkapkan bahwa sebanyak 2 juta anak di seluruh dunia tidak mempunyai sepatu karena kondisi ekonomi mereka yang tidak mampu. Sementara 8 hingga 10 juta mempunyai sepatu yang tidak sesuai ukuran. Anak-anak yang memakai sepatu yang kekecilan bisa mengalami infeksi, penyakit cacingan bahkan parasit yang bisa memasuki tubuh mereka. Sumber: hitekno .com Foto: boredpanda .com Video: youtube/Business Inside

A post shared by WOWFAKTA VIRAL INDONESIA 💯% (@wowfaktaviral) on

Sementara 8 hingga 10 juta orang yang mempunyai sepatu namun tidak sesuai ukuran. Anak-anak yang memakai sepatu yang kekecilan bisa mengalami infeksi, penyakit cacingan bahkan parasit yang bisa memasuki tubuh mereka.