Ini Penjelasan Ilmiah Lobster Berubah Merah Terang Setelah Dimasak

anehbeda.comIni Penjelasan Ilmiah Lobster Berubah Merah Terang Setelah Dimasak – Orang-orang lebih sering melihat warna lobster berubah jadi merah terang ketika sudah dimasak.

Siapa yang tak suka lobster? Dagingnya yang tebal dan gurih sangat disukai banyak orang.

Sejumlah daerah di Insonesia menjadi penghasil hewan laut ini. Aceh, Gresik, dan Cilacap, bahkan dianggap penghasil lobster terbaik di Indonesia.

Sebagai salah satu binatang laut, lobster tinggal di dalam lumpur atau di antara batu-batu karang.

Ini Penjelasan Ilmiah Lobster Berubah Merah Terang Setelah Dimasak
Ini Penjelasan Ilmiah Lobster Berubah Merah Terang Setelah Dimasak

Untuk bertahan hidup, lobster beradaptasi dengan cara menyamar. Karena itulah warna tubuh lobster berubah menyerupai lingkungannya. Padahal, sebagian besar tubuh lobster berwarna hijau kebiruan.

Tetapi, orang-orang lebih sering melihat warna lobster berubah jadi merah terang ketika sudah dimasak. Karena itu banyak yang bertanya-tanya soal transformasi warna tubuh lobster yang cukup unik ini.

Hampir Mirip dengan Burung Flamingo

Fenomena warna tubuh lobster yang berubah dari hijau kebiruan ke merah terang ketika dimasak sudah menjadi bahan penelitian sejak tahun 1870an.

Namun para ilmuwan belum juga mendapatkan jawabannya lebih dari seabad sebelum cabang ilmu biokimia mulai berkembang dan menjadi fokus penelitian.

Ternyata kemampuan kamuflase yang dimiliki lobster dihasilkan dari dua molekul yang terdiri dari protein bernama Crustacyanin dan pigmen Carotenoid yang disebut Astaxanthin.

Carotenoid adalah pigmen yang bisa menghasilkan warna merah, kuning, dan oranye, yang sangat terang.

Perlu diketahui bahwa lobster tidak bisa menghasilkan Astaxanthin sendiri. Sehingga mereka bergantung pada makanan yang dimakan.

” Sama seperti beta-karoten yang dimakan oleh burung flamingo,” kata Anita Kim, asisten ilmuwan di New England Aquarium di Boston, Amerika Serikat.

Flamingo makan udang yang mengandung beta-karoten sehingga tubuhnya berubah menjadi merah muda.

Begitu pula dengan lobster. Ketika lobster makan Astaxanthin, maka akan diserap ke dalam tubuh mereka.

Terjadi Proses yang Unik

Namun, warna merah terang di dalam Astaxanthin yang diserap oleh tubuh lobster tidak begitu saja dilepaskan.

Lobster membutuhkan proses yang unik agar Astaxanthin bisa keluar dan mengubah warna tubuhnya dari hijau kebiruan menjadi merah terang.

Para peneliti menemukan bahwa protein Crustacyanin mengubah warna pigmen astaxanthin dengan cara melepas dan mengikatnya. Hal ini mengubah cara protein crustacyanin dalam memantulkan cahaya.

Proses yang cukup unik ini baru ditemukan oleh para peneliti pada tahun 2002. Sehingga misteri perubahan warna tubuh lobster jadi merah terang ketika dimasak masih tergolong baru terungkap.

” Ketika Astaxanthin dilepas, warnanya merah. Tetapi ketika terikat pada Crustacyanin, warnanya berubah menjadi biru,” kata Michele Cianci, seorang ahli biokimia di Marche Polytechnic University di Italia, kepada LiveScience.

Cianci adalah salah satu dari peneliti yang menemukan proses unik tentang perubahan warna tubuh lobster pada tahun 2002.

Yang Membuat Lobster Berwarna Merah Saat Dimasak

Jadi, ketika lobster dimasak, entah itu direbus, dibakar, atau digoreng, maka Crustacyanin akan melepaskan Astaxanthin. Akibatnya warna lobster akan berubah menjadi merah terang.

Namun Cianci dan rekan-rekannya hanya bisa mengungkap perubahan warna itu dari segi ilmu biokimia. Mereka masih belum memahaminya dari segi ilmu fisika.

Beberapa kelompok penelitian menggunakan berbagai teknik untuk mengetahui bagaimana crustacyanin dan astaxanthin bekerja sama untuk memantulkan warna biru.

” Mengapa Astaxanthin berwarna biru ketika terikat pada Crustacyanin masih sedang kami selidiki,” pungkas Cianci.