Masih Terawat, Begini Penampakan Tenun Songket yang Berusia Ratusan Tahun

anehbeda – Sebanyak 17 kerajaan Nusantara yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN) memamerkan kain tenun dan songket warisan leluhur yang telah berusia ratusan tahun.

Pameran yang diikuti oleh 17 kerajaan yang tergabung dalam FSKN tersebut memamerkan sebanyak 102 tenun dan songket yang telah berusia ratusan tahun dan masih terawat dengan baik.

“Seperti kain dari Kesultanan Bima dan Kedatuan Pattoko Soppeng, Sulawesi Selatan, ada yang sudah berusia sampai 200 tahun,” Koordinator Pameran Tenun dan Songket Pusaka KRAy Intan Dewi Rumbinang SE di Jakarta.

Ia berharap melalui pameran tersebut masyarakat, terutama generasi muda semakin teredukasi dengan baik terkait kain tenun dan songket sebagai warisan budaya leluhur bangsa ini.

“Lewat pameran ini baru disadari bahwa kain tenun dari Kesultanan Bima, ternyata memuat aksara kuno dan sekarang masih dalam penelitian untuk diterjemahkan artinya,” ungkap KRAy Intan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum FSKN GPRA Arief Natadingrat SE Sultan Sepuh ke IV Keraton Kasepuhan Cirebon mengimbau seluruh elemen masyarakat di Tanah Air untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.

“Ini agar generasi penerus bisa mengakses informasi tentang nilai-nilai adiluhung budaya Nusantara,” kata GPRA Arief.

Sementara itu Anna Mariana Penggagas Acara sekaligus Ketua Panitia PPTSI 2019 mengajak masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama berjuang melestarikan peninggalan leluhur.

“Wastra peninggalan ini merupakan salah satu jejak sejarah, pencapaian estetika, dan intelektualitas para pendahulu, yang bisa menjadi bahan pengajaran tentang asal-usul dan jati diri bangsa” kata Anna. seperti dikutip dari Antara